Bisakah React Hooks Menggantikan Redux Sepenuhnya?
useContext, useReducer, dan useEffect ternyata bisa mereplikasi banyak fitur Redux — tapi sampai di mana batasannya? Saya tes langsung dan kasih rating jujur per use case.
Software Developer & Educator
Halo, saya Chris Achard. Saya mengajarkan semua yang saya tahu tentang software — React, JavaScript modern, Ruby on Rails, dan Node.js — lewat artikel pendek, crash course, dan kursus video yang langsung ke inti masalah.
const Chris = () => ({ sedang: "mengajar React & JS", lokasi: "Internet 🌐", terbuka: true, sapa: () => "Halo, yuk belajar bareng!" });
Artikel Terpopuler
useContext, useReducer, dan useEffect ternyata bisa mereplikasi banyak fitur Redux — tapi sampai di mana batasannya? Saya tes langsung dan kasih rating jujur per use case.
Networking bukan soal LinkedIn spam. Satu pertanyaan sederhana yang jauh lebih efektif dan cara jujur membangun pipeline klien dari nol.
Bukan trik viral, bukan gimmick. Saya mengajar React dalam 10 tweet — dan komunitas merespons dengan cara yang tidak saya duga.
Daftar genre dan playlist yang benar-benar membantu fokus coding — bukan sekadar "lo-fi chill beats" klise yang ada di mana-mana.
Crash Course
Format favorit komunitas: satu topik besar, dipecah jadi tweet-thread singkat dengan gambar dan kode. Langsung ke inti, tanpa basa-basi.
JSX, components, props, state — semua fondasi dalam satu thread.
10 tweet • Paling populer
useState, useEffect, useContext, dan custom hooks dalam satu bacaan.
12 tweet
Reset, revert, rebase, cherry-pick — semua situasi darurat Git teratasi.
15 tweet • Sangat berguna
Dari callback hell ke async/await modern — evolusi dan praktik terbaik.
10 tweet
Action Mailbox, Action Text, Webpacker — fitur baru Rails 6 dalam ringkasan padat.
8 tweet
Event loop, modules, streams, Express — fondasi Node yang wajib dikuasai.
11 tweet
Tentang Chris
Saya mulai nge-blog karena satu alasan sederhana: saya ingin belajar, dan cara terbaik untuk benar-benar menguasai sesuatu adalah dengan mengajarkannya.
Setelah bertahun-tahun membangun software — dari startup kecil sampai product consulting — saya sadar bahwa banyak konsep teknis yang tampak rumit sebetulnya bisa dijelaskan dengan cara yang jauh lebih ringkas dan jelas.
10+ tahun sebagai software developer, dari startup hingga consulting.
Blog, Twitter threads, dan kursus video di egghead.io.
Aktif di DEV Community dan berbagi proyek di GitHub.
Tech Stack
Tidak ada alat "terbaik" secara absolut — tapi ini yang terbukti efektif dalam pekerjaan saya sebagai developer dan educator.
"Saya tidak pernah berhenti belajar — tapi saya juga berhenti merasa harus menguasai segalanya dulu sebelum mulai mengajar. Berbagi satu hal yang baru kamu pelajari hari ini lebih berharga dari menunggu jadi ahli."
— Chris Achard
Belajar Lewat Kode
Setiap konsep saya jelaskan dengan kode yang bisa langsung kamu coba. Tidak ada pseudocode, semua contoh dari dunia nyata.
function reducer(state, action) { switch (action.type) { case 'increment': return { count: state.count + 1 }; case 'decrement': return { count: state.count - 1 }; default: return state; } } function Counter() { const [state, dispatch] = useReducer( reducer, { count: 0 } ); return ( <div> <button onClick={() => dispatch({type: 'decrement'})}>-</button> {state.count} <button onClick={() => dispatch({type: 'increment'})}>+</button> </div> ); }
// Cara lama — callback hell 😭 fetch(url, (err, data) => { if (err) handleError(err); parse(data, (err, result) => { if (err) handleError(err); // ... terus ke dalam }); }); // Cara baru — async/await 🎉 async function loadData() { try { const res = await fetch(url); const data = await res.json(); return processData(data); } catch (err) { console.error('Gagal:', err); } }
FAQ
Belum menemukan jawabannya? Hubungi Chris langsung via Twitter.